Muhammad Sutardo usai dilantik jadi anggota DPRD Banjarnegara. (FOTO: Muchlas Hamidi/TIMES Indonesia)

Anak Penjual Gorengan Jadi Wakil Rakyat, M Sutardo Berkomitmen Emban Amanat

Muhammad Sutardo dilantik sebagai anggota DPRD Banjarnegara dalam rapat paripurna pengambilan sumpah antar waktu (PAW) anggota DPRD Banjarnegara Masa Jabatan 2024–2029.

TIMES Banjarnegara,Selasa 30 Juni 2026, 19:24 WIB
310
M
Muchlas Hamidi

BANJARNEGARASiapa sangka Muhammad Sutardo asal Punggelan Banjarnegara bakal duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banjarnegara (DPRD Banjarnegara). 

Sekitar 20 tahun, ‎putera dari seorang pedagang gorengan ini merantau di Jakarta. Begitu pulang kampung, ia nekat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Memang dia tidak meraih suara tertinggi di daerah pemilihan (Dapil) 4 (Punggelan, Wanadadi dan Rakit). ‎Ia hanya menduduki urutan kedua atas koleganya di Partai NasDem.

Namun keberuntungan ada pada dirinya.

Muhammad Sutardo dilantik sebagai anggota DPRD Banjarnegara dalam rapat paripurna pengambilan sumpah antar waktu (PAW) anggota DPRD Banjarnegara Masa Jabatan 2024–2029, Jumat (19/6/2026) lalu.

‎Pelantikan Muhammad Sutardo dilakukan guna mengisi kekosongan kursi fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) karena salah satu anggota dewan, Bambang Purnomo Adi meninggal dunia.

‎Tidak banyak komentar saat berbincang - bincang dengan TIMES Indonesia, namun ia berkomitmen dan siap berkolaborasi dengan eksekutif guna mewujudkan Banjarnegara Maju dan Sejahtera.

‎Konsepnya bagaimana kita menarik investor dan mau berinvestasi di Banjarnegara sehingga daerah ini cepat terlepas dari status daerah miskin.

‎Pengembangan Wisata Lokal

‎Selain berupaya mendatangkan investor di sektor perkotaan, Muhammad Sutardo yang kini duduk di Komisi 3, memandang pengembangan wisata lokal perlu digenjot untuk membuka simpul perekonomian baru, terutama di pedesaan.

Menurutnya, bBeberapa desa pinggiran di Banjarnegara ternyata memiliki pemandangan indah dan berpotensi untuk destinasi wisata. 

‎Punggelan misalnya memiliki Sikunang, tempat di ketinggian dengan pemandangan alam yang menakjubkan.

Dulu tempat ini sempat viral, namun karena kondisi jalannya yang sulit kawasan tersebut kembali sepi.

‎Maka dari itu,  ia bersama pemuda Karang Taruna tengah melakukan penjagaan sekaligus persiapan menuju  destinasi wisata. Walau masih banyak kendala, di antaranya infrastruktur jalan yang belum memadai.

‎"Sebenarnya daerah Punggelan memiliki potensi wisata cukup menarik seperti daerah Sikunang. Namun karena sarana infrastruktur menuju daerah ini  cukup sulit, maka potensi wisata belum digarap secara profesional," katanya, Selasa (30/6/2026)

Pernah terjun sebagai jurnalis di Banten Jawa Barat, ia berkomitmen untuk mengembangkan sektor pariwisata di daerah Punggelan guna memperkuat destinasi wisata alam di Banjarnegara sekaligus menumbuhkan perekonomian di desa. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Muchlas Hamidi
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banjarnegara, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.