Kades Purwasaba Banjarnegara, Hoho Alkaf Dapat Hibah Alat Pertanian dari Ishoku
Kades Hoho Alkaf menerima langsung alat tersebut pada Senin (6/4/2026) di kawasan pesawahan Desa Purwasaba dari Cipto Ishoku, produsen alat-alat pertanian di Kudus Jawa Tengah.
BANJARNEGARA – Welas Yuni Nugroho, Kepala Desa Purwasaba Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara menerima hibah sejumlah alat pertanian yakni tractor 4X4, hand tractor, mini tractor dan mesin sedot air dari Ishoku.
Kades yang dikenal sebagai Hoho Alkaf itu menerima langsung alat tersebut pada Senin (6/4/2026) di kawasan pesawahan Desa Purwasaba dari Cipto Ishoku, produsen alat-alat pertanian di Kudus Jawa Tengah.
Tampak hadir pula Cisilia Sunarti, Kepala Balai Mekanisasi dan Modernisasi Pertanian Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah.
"Kita tadi sudah mencoba alat ini langsung di sawah, seperti traktor 4X4 yang berfungsi sebagai mesin bajak dan rotari. Bertenaga dan mudah operasionalnya," ujar Hoho.
Selanjutnya alat-alat pertanian ini kata Hoho akan diserahkan kepada kelompok tani untuk dikelola dan dirawat. "Dengan alat ini, diharapkan pengolahan lahan pertanian utamanya sawah akan lebih cepat, hemat waktu dan tenaga," ujarnya.
Tidak itu saja, alat ini juga bisa disewakan kepada petani yang membutuhkan sehingga pihak desa mendapat nilai tambah dengan kehadiran alat-alat ini.
"Nanti hasil dari sewa ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan sarana penunjang pertanian di Purwasaba," imbuh Hoho.
Dalam kesempatan ini Hoho juga menyampaikan terimakasih kepada Isoku telah memberikan hibah kepada dirinya.
Kepala Balai Mekanisasi dan Modernisasi Pertanian Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Cisilia Sunarti mengapresiasi penggunaan alat pertanian modern pada saat ini di samping lebih cepat juga menghemat waktu.
Disampaikan bahwa saat ini masanya para petani kita beralih ke mekanisme atau menggunakan mesin mulai dari pra tanam hingga dengan panen.
"Ya sekarang mencari tenaga kerja di bidang pertanian semakin susah. Ini hampir merata di setiap desa di Jawa Tengah. Sehingga penggunaan alat seperti ini tepat guna," ujarnya.
Bahkan dengan mekanikal ini petani dapat melakukan percepatan masa panen sehingga dalam setahun bisa tiga kali panen. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.