40 Relawan Ikuti Peningkatan Kapasitas Pertolongan Pertama PMI Banjarnegara
PMI Banjarnegara gelar pelatihan pertolongan pertama bagi 40 relawan dari unsur TSR, KSR, dan CBAT. Kegiatan ini untuk perkuat kompetensi dan kesiapsiagaan dalam pelayanan kemanusiaan yang profesional dan terstandar.
BANJARNEGARA – Sedikitnya 40 relawan dari berbagai unsur mengikuti pelatihan dan peningkatan kapasitas pertolongan pertama (PP) di Sanggar Pramuka, Sokanandi Kabupaten Banjarnegara.
Kegiatan yang diprakarsai PMI dibuka oleh Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI Banjarnegara Agus Sutanto, S.Pd dilaksanakan selama tiga hari, 13 - 15 Pebruari 2026.
Ketua panitia Sri Hartati, S.Kep., Ns, MM menyampaikan, pada hari pertama pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas pertolongan pertama diisi dengan materi dasar sebagai fondasi penguatan kompetensi relawan.

Adapun peserta kata dia berasal dari unsur TSR, KSR, dan CBAT. "Ini bagian dari upaya konsolidasi dan peningkatan kapasitas lintas elemen relawan dalam mendukung pelayanan kemanusiaan yang profesional dan terstandar," imbuh Sri Hartati, Sabtu (14/2/2026).
Sementara itu Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI Banjarnegara Agus Sutanto, S.Pd., M.Pd dalam arahannya, menegaskan bahwa peningkatan keterampilan adalah sebuah keharusan bagi relawan kemanusiaan.

"Skill is not static, keterampilan harus terus diasah melalui proses pembelajaran dan latihan berkelanjutan," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya unity of action (kesatuan gerak) serta refleksi kesigapan sebagai dasar dalam setiap tindakan pertolongan di lapangan.
Pada hari pertama ini, peserta menerima materi: pengenalan alat-alat pertolongan pertama, psychological first aid (PFA), penanganan perdarahan dan penanganan trauma. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


