TIMES BANJARNEGARA, JAKARTA – Salah satu rivalitas terbesar dalam dunia sepak bola kembali tersaji di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Minggu (11/1/2026) malam. Barcelona dan Real Madrid akan memperebutkan trofi Piala Super Spanyol dalam laga yang kembali mendapat label El Clasico.
Barcelona datang sebagai juara bertahan Piala Super sekaligus juara La Liga musim lalu. Sementara itu, Real Madrid membawa tekanan besar di bawah pelatih baru mereka, Xabi Alonso, yang masih mencari pembuktian pada awal masa kerjanya bersama Los Blancos.
Alonso dalam Tekanan
Performa Madrid dalam beberapa pekan terakhir sempat menguat setelah melewati periode buruk. Namun final Piala Super diyakini akan menjadi momen penentu bagi nasib Alonso.
Pelatih asal Spanyol itu sempat berada di ambang pemecatan menyusul serangkaian hasil mengecewakan, termasuk kekalahan dari Manchester City di Liga Champions pada 10 Desember. Lima kemenangan beruntun berikutnya, termasuk menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal Piala Super, kembali memberinya ruang bernapas.
Mengalahkan Barcelona sekaligus merebut trofi pertamanya bersama Real Madrid dapat memperkuat posisinya. Sebaliknya, kekalahan dari tim asuhan Hansi Flick berpotensi membuat presiden klub Florentino Perez kembali mempertimbangkan opsi pergantian pelatih.
Rekam Jejak Pertemuan
Barcelona menghancurkan Real Madrid 5–2 pada final Piala Super musim lalu di Jeddah. Kemenangan itu menjadi batu loncatan bagi Flick yang sukses membawa Barca menutup musim dengan gelar La Liga dan Copa del Rey. Dalam tiga musim terakhir, pemenang Piala Super juga selalu berakhir sebagai kampiun liga.
Namun pertemuan terakhir kedua tim musim ini berakhir dengan kemenangan Real Madrid 2–1 di La Liga, membuat duel di Jeddah kali ini semakin sulit diprediksi.
Kondisi Tim Madrid: Menanti Mbappe, Vinicius Mandek
Real Madrid mendapat dorongan besar dengan kembalinya Kylian Mbappe yang sebelumnya absen akibat cedera lutut. Alonso menyatakan sang penyerang berpeluang tampil sejak awal, meski awalnya diperkirakan butuh waktu pemulihan lebih lama.
Mbappe tampil sebagai top skor klub dengan 29 gol dari 24 laga musim ini, termasuk enam gol ke gawang Barcelona sejak kedatangannya ke Real Madrid. Namun kombinasi Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham justru sempat membuat permainan Real Madrid kurang seimbang.
Di sisi lain, Vinicius tengah mengalami penurunan performa. Setelah finis runner-up Ballon d’Or 2024, ia tidak mencetak gol dalam 16 laga terakhir.
Rodrygo justru menjadi pemain kunci terbaru dengan kontribusi tiga gol dan tiga assist dalam lima laga terakhir.
Selain menunggu keputusan terkait Mbappe, Real Madrid juga masih dipastikan tanpa Trent Alexander-Arnold, Eder Militao, dan Brahim Diaz. Antonio Rudiger dan Rodrygo menjalani tes kebugaran jelang laga.
Kondisi Tim Barcelona: Tanpa Ter Stegen dan Gavi
Barcelona menghancurkan Real Madrid 5–2 pada final Piala Super musim lalu di Jeddah. (FOTO: Barcelona)
Barcelona masih kehilangan Marc-Andre ter Stegen, Gavi, dan Andreas Christensen. Namun Lamine Yamal kembali tersedia untuk starter setelah hanya turun sebagai pemain pengganti di semifinal. Ronald Araujo kembali berlatih tetapi kemungkinan baru duduk di bangku cadangan.
Pelatih Hansi Flick mengakui ancaman Mbappe, namun menegaskan Barca siap menghadapi Real Madrid sebagai satu kesatuan tim.
“Mbappe pemain kelas dunia, tetapi kami sudah menghadapi Madrid empat kali musim lalu dan kami menang semuanya,” kata Flick. “Fokus kami bukan hanya pada Mbappe, tetapi bagaimana Madrid akan bermain dan bagaimana kami akan meresponsnya.”
Format dan Lokasi Piala Super
Piala Super Spanyol mempertemukan juara dan runner-up La Liga serta Copa del Rey dalam format empat tim. Tahun ini, Barcelona dan Madrid bertemu setelah menyingkirkan Atletico Madrid dan Athletic Bilbao di semifinal.
Turnamen kembali digelar di Arab Saudi untuk tahun kedua berturut-turut. Seluruh laga dimainkan di King Abdullah Sports City Stadium, yang juga akan menjadi bagian dari Piala Dunia 2034.
Head-to-Head
Pertemuan kali ini akan menjadi duel ke-262 sepanjang sejarah. Real Madrid unggul tipis dengan 106 kemenangan, sementara Barcelona mengoleksi 104 kemenangan.
Tren Lima Laga Terakhir
Barcelona: W-W-W-W-W
Real Madrid: W-W-W-W-W. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Final Piala Super Spanyol, El Clasico di Tanah Arab
| Pewarta | : Wahyu Nurdiyanto |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |