TIMES BANJARNEGARA, BANJARNEGARA – Hujan deras yang melanda Wilayah Banjarnegara Utara sejak Rabu - Kamis (14 - 15/1/2026) menyebabkan tanah bergerak di Desa Gumingsir Kecamatan Pagentan dan tabah longsor di sejumlah titik di Wilayah Kecamatan Pejawaran, Wanayasa dan Karangkobar.
Kalaksa BPBD Banjarnegara Aji Piluroso melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara Raib Sekhudin menyampaikan, bahwa tanah longsor juga menimpa warga Dusun Melikan Desa Giritirta Kecamatan Pejawaran.
Akibat dari bencana ini 48 KK atau 165 jiwa diungsikan ke rumah tetangga yang lebih aman. Sedikitnya lima rumah terimbas, tiga rumah milik Miarjo, Tanto dan Prayit mengalami rusak berat dan rumah Haerudin dan Toharjo mengalami rusak ringan.

Sementara hasil asesment pengungsi pergerakan tanah longsor dukuh Kaliglagah pada Kamis 15 januari 2026 pukul 17.00 WIB telah didirikan Pos pengungsian di Desa Gumingsir.
Disediakan dua tempat pengungsian yakni di SD Negeri Gumingsir 1 dan rumah Kadus 2 terdaftar 26 jiwa mayoritas ibu dan anak - anak.
Berdasarkan laporan relawan gabungan di Kecamatan Pagentan, pada Kamis (15/1/2025) pihaknya sudah melakukan evakuasi warga terdampak pergerakan tanah di Dusun Kaliglagah Desa Gumingsir Kecamatan Pagentan.

Terdata 22 rumah 27 KK dan 66 jiwa telah diungsikan oleh jajaran Polsek dan Koramil serta relawan gabungan Pagentan ke tempat yang lebih aman atau sekitar 2 km dari lokasi kejadian tanah bergerak.
Jembatan Kalibojong Putus
Tidak hanya itu hujan deras pada Rabu sore juga menyebabkan jembatan Sungai Bojong di Desa Karekan Kecamatan Pagentan ambruk dan putus total. Jembatan penghubung Kecamatan Pagentan dan Wanayasa kini ditutup total.
Kerusakan jembatan ini menambah deretan jembatan ambruk di Banjarnegara. Sebelumnya, jembatan Kalisapi penghubung antara lain Petir - Pucung Bedug Kecamatan Purwanegara ambruk bersama dump truk bermuatan pasir putih yang kala itu tengah melewatinya.
Berdasarkan informasi dari Dinas PUPR Banjarnegara, kedua jembatan yang rusak tersebut merupakan jembatan fital dan akan dibangun pada tahun 2026 ini. (*)
| Pewarta | : Muchlas Hamidi |
| Editor | : Faizal R Arief |