Puluhan Desa di Banjarnegara Terdampak Kekeringan, PT BPR BKK Mandiraja Bantu Dropping Air Bersih
Berdasarkan informasi BPBD setempat hari ini, Senin (17/8/2026), ribuan warga di 30 desa di 6 kecamatan harus dibantu air bersih lantaran sumber air mengering.
BANJARNEGARA – Dampak kekeringan semakin meluas di wilayah selatan Kabupaten Banjarnegara.
Berdasarkan informasi BPBD setempat hari ini, Senin (17/8/2026), ribuan warga di 30 desa di 6 kecamatan harus dibantu air bersih lantaran sumber air mengering.
Prihatin atas situasi ini, PT BPR BKK Mandiraja (Perseroda) Banjarnegara menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) Dropping air bersih di Desa Gemuruh Kecamatan Bawang.
Sedikitnya 10.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga melalui titik - titik penampungan air bersih yang ada di Desa Gemuruh dan sekitarnya.
"Dropping air bersih kami lakukan kemarin, sebanyak dua trip tangki air bersih. Semoga bantuan kami, dapat sedikit mengurangi beban penderitaan warga yang sedang kesulitan air bersih," ungkap Dirut PT BPR BKK Mandiraja (Perseroda), Deonisius Triristanto Budiono SE, MSi, Senin (17/8/2026).
Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas dampak kekeringan yang dirasakan oleh warga di daerah Kekeringan.
"Kami berharap warga juga dapat menjaga kesehatan, mengingat udara juga cukup ektrem, siang panas menyengat dan dingin pada malam hari," ujarnya prihatin.
Bantu Penanganan Dampak Kemarau
Terpisah, Kalaksa BPBD Banjarnegara Aji Piluroso menyampaikan terimakasih atas kepedulian semua pihak membantu penanganan dampak musim kemarau (kekeringan).
Peran serta masyarakat sangat membantu dalam mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak. Oleh karena itu Pemkab Banjarnegara melalui BPBD menyampaikan terimakasih.
"Alhamdulillah sudah banyak baik itu dari relawan, komunitas yayasan, seperti PGRI, Kementerian PUPR melalui BBWSSO, PT BPR BKK Mandiraja dan masih banyak lainnya membantu ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Banjarnegara," imbuhnya.
Dropping Air Bersih Capai 3,9 Juta Liter
Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Raib Sekhudin menjelaskan, Dropping air bersih terus dilakukan secara berkala kepada masyarakat terdampak kekeringan.
Hingga saat ini BPBD Banjarnegara telah menyalurkan air bersih sebanyak 825 trip dengan ritase air sekitar 3.9 liter lebih air bersih. "Penerima manfaat sebanyak 6.070 KK atau 20.730 jiwa," ungkap Raib.
Disampaikan oleh Raib Sekhudin, bahwa jumlah desa terdampak terus bertambah tidak hanya di Wilayah Banjarnegara Selatan tapi juga wilayah sekitar perkotaan seperti Kelurahan Kutabanjarnegara, Krandegan, Sokanandi, Wangon dan Kelurahan Argasoka.
Kemudian ada 1 desa di Kecamatan Sigaluh (Timur Banjarnegara). Desa Punggelan, Klapa dan Tribuana (Punggelan), Karangjambe dan Linggasari (Kecamatan Wanadadi)
Sedang daerah terparah meliputi Desa Duren, Gunung Jati, Kebutuh Jurang dan Kebutuh Duwur Kecamatan Pagedongan. Desa Serang, Gemuruh, Kebondalem, Wanadri dan Desa Majalengka (Bawang).
Kemudian Desa Merden, Kaliajir, Petir dan Karanganyar (Purwanegara). Desa Somawangi dan Jalatunda (Mandiraja), Sirkandi, Kaliwinasuh dan Purwareja (Klampok), Derik, Karangjati dan Penerusan Wetan Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

