TIMES BANJARNEGARA, BANJARNEGARA – Warga Banjarnegara antusias mengunjungi Pasar Ramadan Banjarnegara 2025 yang digelar selama dua hari sejak Kamis (20/3/2025). Bahkan warga tampak sudah berjejal untuk mendapatkan sembako murah sebelum acara pembukaan dimulai.
Bahkan saking besarnya animo masyarakat untuk mendapatkan sembako murah pada pasar ramadan, stand sembako kehabisan stok sebelum acara dimulai.
"Acara sedianya di buka pada pukul 08.30 WIB, namun masyarakat sudah menyerbu semua stand sejak pukul 7.30 WIB karena yang ingin mendapatkan sembako murah," kata sejumlah panitia Pasar Ramadan Banjarnegara 2025.
Sejumlah pengunjung saat ditanya media mengaku, sengaja datang lebih awal hanya ingin menebus sembako murah yang disediakan panitia. Mereka juga mengaku senang ada Pasar Ramadan di Alun alun Banjarnegara.
"Alhamdulillah saya mendapatkan paket sembako murah dan satu tas plastik sayuran dan produk UMKM. Ya tadi saya sudah nunggu sejam sebelum acara dimulai," Ny Silvy, Yanti dan beberapa pengunjung lainnya.
Pasar Ramadan di buka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda kabupaten Banjarnegara, Riatmojo Ponco Nugroho yang ditandai dengan pelepasan balon dn pengguntingan pita.
Pasar Ramadan digelar selama dua hari dan diikuti 150 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari mulai sandang , olahan pangan dan pelaku UMKM lainnya.
Ikut meramaikan pula Perwakilan OPD, Kecamatan serta Organisasi Wanita sejumlah 50 Unit, Mitra Ritel Modern Serta Instansi terkait.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Banjarnegara Dedi Restioko mengatakan, stand dari pelaku UMKM dan Instansi terkait rata rata menyajikan paket sembako, sandang murah, hasil pertanian dan produk UMKM.
“Beberapa instansi terkait rata-rata menjual paket sembako dengan harga murah atau bahkan dengan harga separuh dari harga normal, jadi langsung ludes sebelum acara dimulai, ada juga paket sembako yang dibeli dengan mengunakan kupon yang dibagikan kepada masyarakat kurang mampu,“ kata Dedi.
Ia berharap Pasar Ramadan mampu membangkitkan perekonomian daerah dengan keikutsertaan pelaku UMKM dan OPD..
Pasar Ramadan ini lanjut Dedi juga untuk memberikan kecukupan barang kebutuhan pokok menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah dengan harga yang terjangkau atau lebih murah dari harga pasar pada umumnya .
“Kegiatan pasar Ramadan ini juga untuk mengoptimalkan peran anggota TPID Kabupaten Banjarnegara untuk mendukung 4K-Inflasi guna memenuhi sasaran besaran inflasi 2,5 persen + 1 persen dan inflasi komponen Volatile Food pada kisaran 3,0-5,0 persen,” lanjutnya
Mewakili Bupati Banjarnegara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda kabupaten Banjarnegara, Riatmojo Ponco Nugroho mengatakan, memperhatikan fluktuasi data harga beberapa komoditas pangan pada bulan Ramadhan 1446 H, TPID Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2025 berupaya untuk mendukung ketersediaan bahan kebutuhan pokok dengan harga wajar pada kegiatan Pasar Ramadhan tahun 2025 ini.
“Penyelenggaraan Pasar Ramadhan menjadi upaya untuk mendukung geliat ekonomi dan transaksi jual beli di masyarakat, jadi komoditas yang ada di Pasar Ramadhan ini dijual dengan harga di bawah harga pasar pada umumnya,” katanya.
Ponco juga menyampaikan jika dalam rangka mendukung pengembangan UMKM serta upaya meningkatkan penggunaan produk lokal Banjarnegara, Pemkab Banjarnegara mendukung Program Penyediaan Paket Produk Lokal (Prolok) Lebaran yang berisi produk lokal Banjarnegara.
“Karena Paket Produk Lokal ini dilaksanakan sepenuhnya oleh UMKM binaan Pemkab Banjarnegara, maka saya menghimbau kepada seluruh OPD, Instansi, BUMN atau BUMD untuk memberi dukungan kepada produk lokal dengan membel produk lokal UMKM melalui Program Belanja Produk Lokal Lebaran,” imbuh Riatmojo Ponco Nugroho, mewakili Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana. (*)
Pewarta | : Muchlas Hamidi |
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |