TIMES BANJARNEGARA, BANJARNEGARA – Dua jembatan di Desa Karekan Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara yang rusak akibat banjir bandang pada akhir Desember 2025 dipastikan akan dibangun pada tahun ini. Pemkab melalui dinas PUPR menganggarkan Rp6,5 Milyar untuk dua jembatan tersebut.
Seperti diketahui, hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Banjarnegara utara pada Selasa (30/12/2025) menyebabkan dua jembatan yakni Kalibojong dan Kalimerawu penghubung Desa Karekan - Karangsari Kecamatan Pejawaran rusak setelah dilanda banjir bandang.
Terparah terjadi ada Jembatan Kalibojong, pondasi talud jebol hingga jalan terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan bermotor baik roda dua dan empat.
Akan Dibangun Tahun Ini
Kepala Dinas PUPR Banjarnegara Yusuf Winarso ST melalui M Arqom (Sekdin) saat dikonfirmasi TIMES Indonesia, Jumat (2/1/2026) menegaskan, bahwa dua jembatan tersebut akan dibangun pada tahun 2026 ini.

"Kedua jembatan yang berada di satu ruas jalan Karekan - Karangsari memang rusak berat, apalagi Jembatan Kalibojong, karena jalan putus maka jembatan tidak dapat dilalui sama sekali," katanya.
Arqom menambahkan, karena sudah memasuki tahun 2026 maka pihaknya tidak dapat melakukan penanganan darurat. Namun Pemkab akan segera membenahi jembatan dengan dana APBD tahun anggaran 2026 masing - masing senilai Rp1,2 milyar untuk anggaran jembatan Kalibojong dan Rp5,3 milyar jembatan Kalimerawu.
Ia berharap segera dipersiapkan oleh dinas terkait agar dapat dilelang secepatnya. Sehingga di awal tahun ini sudah ada pemenangnya dan pembangunan kedua jembatan tersebut dapat segara dikerjakan.
Terpisah Wanidi Ahmad Hamdani selaku komandan FPRB Kecamatan Pagentan dan komandan Destana Kabupaten Banjarnegara meminta warga di pegunungan utara waspada dan hati - hati karena musim penghujan masih tinggi. (*)
| Pewarta | : Muchlas Hamidi |
| Editor | : Faizal R Arief |